BOJONEGORO: Jangan Terlalu Banyak Berharap pada Blok Cepu
BETAPA bahagianya semua warganegara Brunei Darussalam. Kekayaan minyaknya benar-benar dirasakan oleh semua warganegaranya. Antara lain, kesehatan gratis, pendidikan gratis, gaji sangat besar dan fasilitas lain yang benar-benar meningkatkan kesejahteraan warganegaranya
Selengkapnya baca di:
Bagaimana dengan kekayaan minyak Bojonegoro,Jawa Tiimur?
1.Pertamina Pecundang di Blok Cepu
“Posisi Pertamina di Blok Cepu sangat lemah, bahkan harus menyerahkan seluruh hak operationship-nya kepada mitra joint operation agreement (JOA) Mobil Cepu Limited (MCL). Namun sebaliknya, MCL tidak punya kewajiban lapor kepada Pertamina….”
Selengkapnya di:
http://matanews.com/2009/08/31/pertamina-pecundang-di-blok-cepu/
2.Desalinasi Blok Cepu Berbuntut – Dewan Tetap Menolak, Siap Lakukan Kajian Hukum.
Proyek pengolahan air laut menjadi tawar atau desalinasi yang sudah disetujui oleh BP-Migas kelihatannya akan sulit dibendung lagi. Karena, banyak alasan pembenar yang dilakukan perwakilan pemerintah pusat tersebut dalam meloloskan kebijakannya.Salah satunya dengan hasil kajian dari tim peneliti Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menurut BP-Migas telah melakukan kajian mengenai dampak sosial sampai aspek eknomonisnya. Hal itulah yang membuat kalangan DPRD yang dikomandani oleh Komisi A untuk tetap mengawal proses penolakan terhadap desalinasi tersebut sampai seterusnya.
Selengkapnya di:
https://khozanah.wordpress.com/tag/amdal-desalinasi-blok-cepu/
3.KKS Blok Cepu Berpotensi Rugikan Negara dan Daerah
Bojonegoro, Tambangnews.com.- Bojonegoro Institute (BI) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) menemukan beberapa kejanggalan dalam Kontrak Kerja Sama (KKS) Blok Cepu. Kedua lembaga ini menilai KKS Blok Cepu berpotensi merugikan Negara.
Selengkapnya baca di:
http://www.tambangnews.com/berita/utama/925.html
4.Terjajah ExxonMobil di Blok Cepu – Kwik Kian Gie
“Ada tekanan luar biasa besar dari pemerintah Amerika Serikat di samping dari Exxon. Ceritanya begini. Dubes AS ketika itu, Ralph Boyce, sudah membuat janji melakukan kunjungan kehormatan kepada kepala Bappenas, karena protokolnya begitu. Tetapi, ketika sang Dubes tersebut mendengarkan pidato sang kepala Bappenas di Pre-CGI meeting yang sikap,isinya pidato, dan nadanya bukan seorang inlander, janjinya dibatalkan….
Selengkapnya di:
http://www.jualanbuku.com/2008/05/16/terjajah-exxonmobil-di-blok-cepu-kwik-kian-gie/
5.SBY Jual Blok Cepu Negara Rugi 30 Tahun
“BERSAMA Lin Che Wei dan M. Ikhsan, Rizal tercatat pernah “mewakili” PT Pertamina untuk merundingkan Kontrak Kerja Sama Blok Cepu antara Pertamina dengan ExxonMobil Oil Indonesia. Perundingan mereka menghasilkan keputusan kontroversial yang mengejutkan banyak pihak, karena Blok Cepu kemudian benar-benar diserahkan kepada ExxonMobil dengan kontrak selama 30 tahun sejak Maret 2006. Perusahaan Amerika itu mengeksploitasi Blok Cepu lewat anak perusahaannya, Mobil Cepu Ltd.”
Selengkapnya di:
http://dimasarasy.wordpress.com/2009/06/10/sby-jual-blok-cepu-negara-rugi-30-tahun/
Kesimpulan
Blok Cepu itu ibarat Anda diajak Mr.A ke restoran.Dia pesan satu piring nasi untuk berdua,untuk Mr.A dan untuk Anda.Lauknya ayam goreng,hati goreng,otak goreng,kangkung,tempe dan sayur daun simbukan. Ayam goreng,hati goreng dan otak gorengnya ntuk Mr A,sedangkan kangkung,tempe dan sayur daun simbukannya untuk Anda.
Bodoh sekali kalau warga Bojonegooro bangga dengan adanya Blok Cepu, sebab Blok Cepu akan merugikan negara Indonesia selama 30 tahun.
Apakah keberadaan Blok Cepu akan bisa menciptakan kesehatan dan pendidikan gratis bagi seluruh warga Bojonegoro? Hanya ada satu jawaban:” Mbelgedes!”
Sumber foto:matanews.com
Hariyanto Imadha
Facebooker/Blogger
BOJONEGORO:Pemda Kurang Kreatif Menggarap Objek Wisata
ISENG-iseng saya tanya ke beberapa pelajar dan warga Bojonegoro:” Pernah ke pemandian Dander dan Waduk Pacal?”. Ternyata, 90 persen menjawab belum pernah. Ini sangat memprihatinkan sekali.Itu berarti objek wisata Bojonegoro memang kurang menarik. Buktinya mereka lebih senang ke Selekta, Taman Safari, Kebun Binatang Surabaya, Pasir Putih, dll.
Coba lihat Kabupaten Lamongan. Bupatinya kreatif sekali. Objek wisata alam maupun buatan dikelola dengan baik. Pengunjungnya tidak hanya dari Lamongan, tapi juga dari Tuban, Surabaya, Mojokerto, Malang,dll.
Mengembangkan objek wisata Tirta Wana Dander
Sejak saya masih duduk di bangku SR (SD) hingga saya berusia 56 tahun, Dander tetap begitu-begitu saja. Padahal bisa dikembangkan. Antara lain membuat rumah-rumah pohon (seperti di Taman Mekarsari Jakarta/Bogor). Kalau Anda naik ke rumah-rumah pohon itu maka Anda akan merasakan sensasi yang lain. Juga bisa dibangun sarana-sarana outbound. Macamnya banyak. Bisa survei ke Bali.
Mengembangkan objek wisata Waduk Pacal
Waduk Pacal juga punya potensi untuk dikembangkan. Coba dibangun jalan setapak dengan lebar sekitar dua meter. Terbuat dari beton atau paving block yang berkualitas. Jalan setapak ini dibangun mengelilingi waduk pacal. Kemudian di kanan kirinya dibangun sekitar 25 tenda payung dari beton lengkap dengan tempat duduknya menghadap ke waduk.
Kemudian bayangkan Anda berjalan-jalan dengan keluarga, teman-teman atau pacar Anda. Wow, indah sekali rasanya. Anda akan memiliki kesan dan kenangan yang tak terlupakan.
Perlu kerja sama antara Dinas Pendidikan Dinas Pariwisata
Sebaiknya bupati Bojonegoro memadukan kerjasama antara dinas pendidikan dan dinas pariwisata. Misalnya, tiap sekolah di Bojonegoro diwajibkan mengunjungi objek wisata Dander (termasuk Kahyangan Api) dan Waduk Pacal minimal setahun sekali. Ada jadwalnya yang disusun oleh dinas pendidikan dan dinas pariwisata. Kalau tiap hari ada dua sekolah saja, maka sudah ada ribuan pelajar memadati objek wisata tersebut. Tentu, tidak boleh mengganggu jadwal ujian.
Objek wisata dalam kota
Saya melihat depan kantor pemda bisa dikembangkan sebagai objek wisata kota. Antara lain dibangun lapangan olah raga multi guna. Artinya, satu lapangan bisa untuk bermacam-macam olah raga (tenis, tenis meja, basket, voli, panahan, bulu tangkis, sepatu roda, skate board, futsal, free style sepeda, bahkan kanan kiri bisa dibangun tempat bowling (manual), dll. Ukuran lapangan tidak harus standar. Boleh juga dibangun gunung kecil lengkap dengan air terjun buatan dan di dekatnya dibangun kolam renang alami-artifisial. Perlu juga dibangun fasilitas bermain untuk anak-anak.
Dengan beroperasinya Blok Cepu nanti, maka pemda Bojonegoro akan menjadi kaya raya. Oleh karena itu tidak ada alasan untuk tidak merenovasi dan mengembangkan objek-objek wisata tersebut. Dengan dana miliaran rupiah niscaya pemandian Dander, Kahyangan Api dan Waduk Pacal akan menjadi objek wisata andalan.
Dengan demikian perekonomian di sekitar Dander, Kahyangan Api dan Waduk Pacal akan berkembang pesat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya.
Mudah-mudahan e-mail ini dibaca bupati dan wakil bupati Bojonegoro dan bersedia mengembangkan objek wisata Bojonegoro dengan penuh daya kreatifitas sehingga menjadi objek wisata andalan.
Hariyanto Imadha
Penulis Kritik Pencerahan
Sejak 1973
BOJONEGORO: Srabi Bojonegoro Perlu Dilestarikan dan Dikembangkan
BAGI orang asli Bojonegoro yang sudah bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun tidak pulang ke Bojonegoro, maka ketika sampai di Bojonegoro, yang dicari adalah jajanan/makanan srabi.
Jajanan/makanan srabi memang bukanan jajanan/makanan khas Bojonegoro. Tetapi kalau mau dilestarikan dan dikembangkan tentu bisa menjadi jajanan/makanan khas kota Bojonegoro.
Beberapa kemungkinan pengembangannya antara lain:
1.Srabi rasa asli Bojonegoro
2.Srabi rasa vanili
3.Srabi rasa strawberry
3.Srabi rasa cokelat
4.Srabi rasa durian
5.Srabi rasa capucino
6.Srabi rasa susu
7.Srabi rasa sawo
8.Srabi rasa mangga
9.Srabi rasa black forest
10.Srabi aneka rasa. Dll.
dan masih bisa dikembangkan dalam berbagai rasa, warna maupun bentuk maupun kemasannya.
Mudah-mudahan suatu saat nanti ada warga Bojonegoro yang mau melestarikan dan mengembangkana srabi Bojonegoro hingga bisa terkenal se-Indonesia. Apalagi sekarang sudah ada internet yang bisa menjangkau seluruh Indonesia bahkan
mancanegara.
Mudah-mudahan suatu saat nanti srabi kontemporer ini bisa menjadi jajanan/makanan khas Bojonegoro.
Hariyanto Imadha
Penulis Kritik Pencerahan
Sejak 1973
SMAN 1 BJN: “Sebuah Keprihatinan Pelopor Reuni”
SEJAK 1971 hingga 1995/2000, sayalah yang mempelopori reuni-reuni alumni SMAN 1 Bojonegoro lulusan 1971 baik di Bojonegoro maupun di Jakarta.
Tiba-tiba kegiatan saya diambil alih oleh oknum alumni SMAN 1 Bjn tanpa permisi. Bahkan memposisikan saya hanya sebagai peserta. Sebuah sikap yang sangat menyinggung perasaan saya.
Zaman sekarang memang banyak orang berpendidikan tetapi etikanya nol. Tidak mampu lagi menghargai jerih payah orang lain. Sangat mudah melecehkan orang lain. Tak mampu lagi menghargai orang lain. Zaman sekarang memang banyak orang berpendidikan yang etikanya nol besar. Punya gelar sarjana atau berpendidikan tinggi, tetapi kelakuannya seperti bajingan dan pengkhianat.Hati nuraninya sudah membusuk.
Sungguh! Saya merasa sangat tersinggung oleh sikap mereka.
Memprihatinkan sekali.
Hariyanto Imadha
Pelopor Reuni Alumni
SMAN 1 Bojonegoro
http://www.facebook.com/note.php?created&¬e_id=10150441774380297
REUNI: Suka Duka Mengadakan Reuni Alumni
REUNI: Suka Duka Mengadakan Reuni Alumni
SMAN 1 Bojonegoro Lulusan 1971
MENGADAKAN reuni alumni SMAN 1 Bojonegoro lulusan 1971 sudah saya lakukan sejak 1972. Kebanyakan memakai uang pribadi. Saya dan dibantu seorang teman berkeliling kota Bojonegoro memberitahukan acara-acara reuni baik berupa rekreasi maupun pertemuan di rumah. Tidak ada motivasi cari uang. Saya suka bergaul, berteman dan menginginkan agar teman-teman bisa saling berkomunikasi.
Itu tak hanya saya lakukan untuk SMAN 1 Bojonegoro, tetapi juga SMAN 4 Surabaya (kelas 2 saya di sini) dan SMAN 6 Surabaya (kelas 3 saya di sini). Bahkan sewaktu kuliah di UI,UGM,Trisakti,ABAJ dll saya juga aktif termasuk juga sebagai sekretaris senat mahasiswa dan ketua BPM (semacam BEM). Kemudian bekerja sebagai staf ahli di bidang oorganisasi BUMN.
Khusus SMAN 1 Bojonegoro, saya mengadakan reuni sejak 1972 hingga 1995. Terakhir di rumah saya di Kompleks Perumahan Pondok Hijau, Bekasi Timur. Masih ada acara kumpul-kumpul tetapi kecil-kecilan saja hingga tahun 2000.
Tiba-tiba, kegiatan saya diambil alih begitu saja. Saya tidak diajak bicara. Bahkan selanjutnya saya diposisikan sebagai peserta saja. Tentu, sikap yang demikian membuat saya sangat tersinggung. Namun selama ini saya mencoba memendam perasaan itu.
Rasa ketersinggungan saya memuncak ketika usul saya agar alumni mengadakan acara Pensiun Bersama ke Bali ditolak mentah-mentah. Seolah-olah saya yang pernah mengadakan tour ke Bali SMAN 6 Surabaya dan FE Usakti dianggap tidak mampu. Bahkan di Jakarta, melalui club saya, Exodus Club, hampir tiap bulan mmengadakan acara rekreasi ke Selabintana, TMII, Tangkuban Perahu, Pelabuhan Ratu, dan puluhan objek wisata lainnya. Kadang kerjasama dengan pihak lain dan disponsori pihak lain.
Sebagai aktivis mahasiswa,saat itu, juga sering mengadakan rekreasi, berkemah dan lain-lain. Jadi, gagasan ke Bali yang ditolak mengesankan usul saya usul sampah. Menganggap usul saya tidak realistis. Menganggap suara saya tak ada artinya. Bahkan terkesan saya tidak berhak bersuara.
Tentu, saya sebagai pelopor reuni alumni SMAN 1 Bojonegoro berhak tersinggung atas sikap teman-teman seperti itu. Dan tersinggung adalah hak saya. Saya cuma ingin mengingatkan bahwa apa yang dilakukan teman-teman selama ini salah, melangkahi saya dan menyinggung perasaan saya. Saya tak pernah diajak bicara.Itu harus dipahami.
Saya bukan orang bodoh.Kalau saya bodoh saya tidak mungkin sanggup kuliah di 6 (enam) perguruan tinggi sekaligus. Saya tidak butuh nasehat atau saran dari teman-teman sebab saya mampu berpikir sendiri. Saya tahu mana yang benar dan mana yang tidak benar
Artikel ini saya muat di 10 akun FB milik saya dan saya muat di 10 website/blog milik saya.
Hariyanto Imadha
Pelopor reuni
SMAN 1 Bojonegoro
Lulusan 1971
INFO
SURAT PEMBACA (dikirim ke 200 surat kabar):
Bukan Komputerisasi KTP
UNTUK urusan KTP, di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, saya telah mengalami tiga hal. Yaitu, ganti KTP, memperpanjang KTP dan terakhir pindah KTP. Orang-orang bilang kabupaten ini telah melakukan komputeriusasi KTP. Namun menurut saya, belum komputerisasi. Cuma mengganti proses dari mesin ketik manual ke komputer.Cuma itu.
Ada tiga tujuan komputerisasi. Yaitu, mempercepat, mempermudah dan memmurah pelayanan. Namun yang saya alami yaitu, lebih lama, lebih berbelit dan lebih mahal. Artinya, tujuan komputerisasi tidak tercapai. Ada tiga syarat komputerisasi. Yaitu, terpusat, terpadu dan online. Kenyataannya, masih bersifat lokal, tidak terpadu dan belum online secara nasional.
Terpusat artinya, pemerintah harus punya pusat data kependudukan yang lengkap (berupa data penduduk, bank foto dan bank sidik jari). Ada Nomor Induk Kependudukan Nasional (tidak boleh berubah) dan tiap daerah memiliki NIK Daerah (jika pindah, NIK Daerah berubah). Terpadu artinya, komputer pusat data terhubung dengan komputer kelurahanm kecamatan, polsek dan catatan sipil secara online. Online artinya ada koneksi internet.
Pemilik KTP tidak perlu mondar-mandir ke RT, kelurahan, kecamatan, polsek dan catatan sipil. Cukup hanya ke kelurahan masing-masing.
Kesimpulannya, sampai hari ini Sistem Informasi Kependudukan (SIAK) secara nasional belum terealisasi. Bahkan komputerisasi KTP, baik nasional ataupun lokal belum ada.
Hariyanto Imadha
Alumni 4 PTN+2 PTS
.—————————————————————————————————–
CATATAN
Saya setuju dengan hasil survei UNDP PBB yang mengatakan:
“Kualitas SDM Indonesia ada di peringkat ke-170 dari 177 negara yang disurvei”
Artinya, SDM Indonesia (termasuk S-1,S-2 dan S-3)
tergolong bodoh,tolol dan goblok
Celakanya, kegoblokan SDM Indonesia adalah kegoblokan permanen
METAFISIKA:
Tragedi Situ Gintung
Isyarat adanya Penggelembungan Suara Pemilu
TRAGEDI jebolnya tanggul Situ Gintung, Banten, bukanlah peristiwa yang terjadi secara kebetulan. Tuhan tentu tahu semua hal yang akan terjadi. Bahkan semua kejadian di dunia ini pasti sudah diketahui Tuhan. Danapa yang terjadi pada alam dan masyarakat sebenarnya merupakan bahasa alam dan bahasa sosial yang harus dipahami oleh bahasa manusia.
Jebolnya tanggul merupakan simbol betapa rapuhnya manajemen pemilu 2009 ini. Membludaknya air dari Situ Gintung merupakan terjadinya penggelembungan suara pada pemilu 2009. Kalau jebolnya tanggul tersebut menjelang pemilu, itu bukan karena faktor kebetulan. Tuhan tidak pernah menciptakan peristiwa berdasarkan kebetulan-kebetulan saja. Tuhan pasti menciptakan peristiwa tepat pada waktunya.
Jatuhnya ratusan korban tewas dan luka-luka merupakan sinyal bahwa pemilu 2009 akan memakan banyak korban di kalangan masyarakat, politisi maupun pemimpin bangsa.
Sekali lagi, Tuhan tidak pernah menciptakan peristiwa berdasarkan kebetulan-kebetulan. Tuhan tidak mungkin menciptakan peristiwa tanpa ada maksud dan tujuannya. Sesungguhnya bahasa alam dan bahasa masyarakat merupakan sinyal-sinyal yang diberikan oleh Tuhan akan akan terjadinya suatu peristiwa.
Hariyanto Imadha
E-mail:indodata@yahoo.com
PSIKOLOGI:
Gejala Psikopat
PSIKOPAT
Secara harfiah berarti sakit jiwa. Pengidapnya juga sering disebut sebagai Sosiopat karena prilakunya yang antisosial dan merugikan orang-orang terdekatnya.( Wikipedia)
Gejala-gejala Psikopat:
Menurut seorang ahli psikopati dunia yang menjadi guru besar di Universitas British Columbia, Vancouver, Kanada bernama Robert D. Hare:
1. Sering berbohong dan dangkal.
Psikopat seringkali pandai melucu dan pintar bicara, secara khas berusaha tampil dengan sok tahu dan sok pintar di bidang sosiologi, psikiatri, kedokteran, psikologi, filsafat, puisi, sastra, dan lain-lain.Padahal sebenarnya tak mengerti.
2. Egosentris dan menganggap dirinya hebat.
Suka melecehkan orang lain atau menganggap orang lain bodoh tanpa didukung argumentasi faktual.
3. Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah.
Meski kadang psikopat mengakui perbuatannya namun ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.
4. Senang melakukan pelanggaran dan bermasalah
5. Sikap antisosial di usia dewasa.
6. Kurang empati.
7. Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan provokatif.
8. Impulsif dan sulit mengendalikan diri.
Untuk psikopat tidak ada waktu untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau memikirkan tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya akan hal-hal kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik, dan mudah menyerang orang hanya karena hal sepele.
9. Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.
10. Manipulatif
11. Hidup sebagai parasit
NB:Tulisan ini merupakan ringkasan dan disesuaikan dengan fakta-fakta yang ada sekarang.
Disarikan oleh:
Hariyanto Imadha
E-mail:indodata@yahoo.com
METAFISIKA:
Ponari = (Po)litik (Na)sional (Ri)cuh
ILMU metafisika adalah ilmu yang mempelajari maksud daripada gejala alam atau sosial. Artinya, kejadian-kejadian fisik alam dan sosial sebenarnya merupakan bahasa alam dan bahasa sosial yang kadangkala merupakan peringatan dari Tuhan.
Banyaknya bencana alam banjir dan lain-lain merupakan peringatan agar manusia memelihara alam dan lingkungannya dengan baik. Demikian pula peristiwa sosial seperti banyaknya tawuran antarwarga, antarmahasiswa, antarpelajar, dan peristiwa-peristiwa sosial yang frekuensinya tidak wajar juga merupakan peringatan bagi umat manusia.
Munculnya fenomena Ponari juga merupakan tanda-tanda akan terjadinya sebuah peristiwa. Hal ini sama dengan sebelum terjadinya peristiwa pemberontakan G-30-S/PKI. Kasus mBah Suro saat itu juga membawa simbol-simbol. Misalnya, semua orang yang datang ke mBah Suro akan diberi tiga benda, yaitu (p)enthung, (k)olor dan (i)kat kepala yang kalau disingkat adalah (p)(k)(i) atau PKI.
Demikian pula fenomena Ponari membawa sinyal:
1.Ponari merupakan sinyal akan terjadinya (Po)litik (na)sional (ri)cuh.
2.Banyaknya pasien Ponari melambangkan banyaknya parpol,caleg dan capres sekarang ini
3.Batu petir Ponari melambangkan kekuatan,kekuasaan atau jabatan (jabatan anggota DPR,DPD dan presiden)
4.Sikap pasien Ponari yang tidak rasional melambangkan sikap para politisi yang tidak mampu mengukur kemampuan dirinya sendiri
5.Tewasnya beberapa pasien Ponari merupakan lambang tewasnya beberapa politisi ternama di dalam pemilu 2009 nanti.
Dengan memahami bahasa alam dan bahasa sosial, maka kita bisa memprediksikan apa yang akan terjadi di masa mendatang. Bukan hanya bencana politik, tetapi simbol akan terjadinya bencana alam.
Orang yang mengerti ilmu metafisika percaya bahwa, awal dan akhir pemerintahan SBY akan diwarnai bencana alam yang maha dahsyat (mega disaster). Awal pemerintahan SBY diawali bencana tsunami di Aceh dan akan diakhiri dengan bencana alam yang dahsyat pula.
Percaya atau tidak, itu hak Anda.
Hariyanto Imadha
E-mail:indodata@yahoo.com




















